BUMDes Eka Giri Karya Utama

Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bertujuan sebagai lokomotif pembangunan ekonomi lokal tingkat desa. Pembangunan ekonomi local desa ini didasarkan oleh kebutuhan, potensi, kapasitas desa, dan penyertaan modal dari pemerintah desa dalam bentuk pembiayaan dan kekayaan desa dengan tujuan akhirnya adalah meningkatkan taraf ekonomi masyarakat desa. Dasar pembentukan BUMDes sebagai lokomotif pembanguanan di desa lebih dilatarbelakangi oleh prakarsa pemerintah dan masyarakat desa dengan berdasarkan pada prinsip kooperatif, partisipatif, dan emansipatif dari masyarakat desa.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Eka Giri Karya Utama Desa Wanagiri berdiri tahun 2015 melalui Peraturan Desa Wanagiri nomor 3 tahun 2015 tanggal 25 April 2015 tentang Pembentukan Badan Usaha Milik Desa. Proses pendiriannya diawali dengan membangun kesepakatan antar masyarakat desa dan pemerintah desa untuk pendirian BUMDes yang dilakukan melalui musyawarah desa. Tujuannya adalah untuk menentukan struktur organisasi BUMDes. Kemudian dilakukan pengaturan organisasi BUMDes yang mengacu pada rumusan musyawarah desa dengan menyusun dan mengajukan pengesahan pada :

  1. Peraturan Desa tentang Pembentukan BUMDes yang mengacu pada Peraturan Daerah dan ketentuan hokum lainnya
  2.  Pengesahan Peraturan Desa tentang pembentukan BUMDes
  3. Anggaran dasar BumDes
  4. Struktur Organisasi dan aturan kelembagaan BUMDes
  5. Tugas dan fungsi pengelola BUMDes
  6. Aturan kerjasama dengan pihak lain
  7. Rencana usaha dan pengembangan usaha BUMDes

BUMDes Eka Giri Karya Utama memiliki struktur kelembagaan yang terdiri dari pengelola BUMDes yaitu ketua BUMDes, sekretaris, dan bendahara. Untuk unit usahanya terdiri dari  beberapa unit usaha, antara lain yaitu :

  1. Unit usaha simpan pinjam
  2. Unit usaha jasa lingkungan (Pariwisata)
  3. Unit usaha hutan desa
  4. Unit usaha untuk perpajakan kendaraan bermotor

Permodalan awal BUMDes adalah sebesar Dua Puluh Juta Rupiah, dimana modal tersebut berasal dari penyertaan modal bantuan dari dana desa pada tahun 2016. Sumber dana lain juga didapatkan dari dana GSM sebesar Satu Milyar Rupiah. Sehingga sampai dengan Bulan Maret 2018 total asset yang dimiliki oleh BUMDes Eka Giri Karya Utama sebesar Rp 1.199.465.619,77.

Dalam pengelolaan Hutan Desa, sejak lahirnya SK Gubernur No 2017/03-L/HK/ tentang Hak Pengelolaan Hutan Desa kepada BUMDes Eka Giri Karya Utama, untuk mempermudah pola kelembagaan, maka dibentuklah beberapa seksi untuk mengkoordinir beberapa kegiatan di BUMDES, antara lain :

  1. Seksi Perencanaan dan tata kawasan hutan
  2. Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan
  3. Seksi Aneka Usaha Kehutanan
  4. Seksi Ekowisata
  5. Seksi Perlindungan hutan

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *